Inilah Beberapa Kata-Kata Motivasi Dari Orang-Orang Berpengaruh Didunia





 "Successful people live well, laugh often, and love much. They've filled a niche and accomplished tasks so as to leave the world better than they found it, while looking for the best in others, and giving the best they have."



Orang-orang yang sukses hidup dengan lengkap. Mereka bahagia dan penuh rasa syukur dan cinta terhadap segala sesuatu dalam kehidupan mereka.

Mereka sudah menemukan tujuan hidup mereka dan menunaikan misi mereka di dunia ini dengan baik, sehingga dunia ini menjadi tempat yang lebih baik dari pada ketika mereka belum datang.

Dunia menjadi lebih baik karena orang-orang yang sukses ini selalu melihat potensi terbaik dalam diri semua manusia di sekitar mereka, dan mereka selalu memberikan yang terbaik pula yang mereka punya kepada dunia.

                                                                                                        ~  R alph Waldo Emerson   ~



It is literally true that you can succeed best and quickest by helping others to succeed.


Ini adalah sebuah kebenaran bahwa Anda bisa sukses luar biasa dengan cepat bila Anda membantu orang lain untuk juga merasakan sukses.


~  N apoleon Hill  ~

There is always the danger that we may just do the work for the sake of the work. This is where the respect and the love and the devotion come in - that we do it to God, and that's why we try to do it as beautifully as possible.

Ketika kita bekerja atau melakukan segala sesuatu, kita bisa dengan mudah terjebak ke dalam situasi di mana aktifitas itu hanyalah sebuah rutinitas.

Karena itulah, kita harus selalu memasukkan rasa hormat kita, rasa syukur kita, pengabdian dan rasa cinta kita terhadap Tuhan yang telah memberi kita kesempatan melakukan pekerjaan tersebut.

Dan karena pekerjaan tersebut kita lakukan untuk menunjukkan semua perasaan tersebut kepada Tuhan, bahwa pekerjaan tersebut pada hakikatnya adalah sebuah bentuk ibadah kita kepada-Nya, maka kita pasti akan melakukannya dengan segenap kemampuan kita, sebaik dan sesempurna mungkin.

~  M other Teresa   ~

Be what it is that you are seeking.


Jadilah apapun itu yang sedang Anda cari. Bila Anda ingin sehat, hiduplah dengan sehat. Bila Anda ingin bahagia, hiduplah dengan bahagia. Bila Anda ingin kaya, hiduplah seperti orang kaya, yang tidak takut berbagi semua "harta"-nya dengan siapa saja.

~  D r. Wayne Dyer  ~

The difference between great people and everyone else is that great people create their lives actively, while everyone else is created by their lives, passively waiting to see where life takes them next. The difference between the two is the difference between living fully and just existing.

Satu-satunya perbedaan antara orang-orang besar dengan orang kebanyakan adalah bahwa orang besar mengambil peran aktif dalam membentuk kehidupan mereka, mereka mendefinisikan apa impian mereka dan melakukan upaya untuk meraihnya.

Sementara orang kebanyakan dibentuk oleh kehidupan mereka. Mereka ini menunggu saja dengan pasif kemana kehidupan ini akan membawa mereka selanjutnya.

Perbedaan di antara kedua golongan ini adalah golongan pertama benar-benar hidup, sementara golongan kedua hanya sekedar hidup apa adanya.

~  M ichael Gerber   ~

 

Kecintaannya Dengan Rangkaian Kata-Kataku


Kecintaannya dengan rangkaian kata-kata tidak lagi Allah dan Rasul-Nya. Ketinggian jiwanya tidak bersama Hidayah-Nya. Karena cintanya hanya kpd idolanya yg bijak. Menurut kehidupan dunianya saja. Kata-kata bijak dan Motivasi banyak dirangkai para Tokoh dan pakar bijak di bidangnya masing-masing, padahal profil manusianya bukan standar kebenaran menurut Allah SWT.
Jadilah siorang itu idola rujukan kebijakan hidupnya. Jadilah bisikan Syetan mengenai kehidupannya. Kata-kata Bijak selalu mengikuti kebijakan berdasarkan keinginan orang banyak, sedangkan orang banyak menginginkan persamaan kebijakan atas hidup didunia yang layak. Dan tidak memahami hakikat kebijakan abadi mempersiapkan diri diyaumil Hisab. Allah SWT Berfirman : ..Apabila Al-Quran dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas wajah mereka sambil bersujud, seraya mereka berkata: Maha Suci Rabb kami, sesungguhnya janji Rabb kami pasti dipenuhi. Dan mereka menyungkur atas wajah mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu [Al-Isra : 107-109].
Seseorang dgn wawasan yg cukup untuk mengakui kekurangannya berada paling dekat dgn kesempurnaan Orang2 berhasil tidak hanya keras hati, mereka juga pekerja keras yg percaya pada kemampuan dirinya
Berfikir itu cahaya, kelalaian itu kegelapan, kejahilan itu kesesatan & manusia yg paling hina ialah orang yg menganiaya orang bawahannya
Bkn mereka yg terkuat & terbesar yg akan dapat mempertahankan eksistensinya. Tapi hanya mereka yg mampu beradaptasi terhadap perubahan
Mimpi mmg sangat perlu utk memelihara gairah hidup & kemajuan, tapi mimpi tanpa disertai tindakan hanyalah seperti pepesan kosong belaka
Kawan sejati ialah orang yg mencintaimu meskipun telah mengenalmu dengan sebenar-benarnya ia itu baik dan burukmu
Kekecewaan mengajar kita arti kehidupan. Teruskan perjuangan kita walau terpaksa utk hadapi rintangan demi rintangan hidup
Barangsiapa yg hari ini sama dgn kemarin, maka tertipulah dia, & barangsiapa hari ini lebih jahat dari kemarin, maka terkutuklah dia
Kita tidak dapat meneruskan hidup dengan baik jika tidak dapat melupakan kegagalan dan sakit hati di masa lalu
Ketakutan-ketakutan akan membatasi Anda untuk melakukan berbagai hal yang sangat berarti bagi Anda
Tak ada rahasia utk menggapai sukses. Sukses itu dpt terjadi krn persiapan, kerja keras & mau belajar dari kegagalan...

Catatan Puisi-Untuk Pemerintah



Jerita Dalam Hati

Siapa tak mengenal aku..
Siapa tak menghormati aku..
Siapa tak memberikan sapaan saat ada aku didekatnya...

Aku adalah Jeritan Dalam Hati..

Saat rakyat mempertanyakan..
Aku menjawab..
Saat rakyat menghina..
Aku hanya diam..
Saat Rakyat menghujat..
Aku bersabar..

Siapa Jeritan Dalam Hati??

Kepadamu aku mengabdi rakyat..
Kepadamu aku memberikan semangat dan motivasi..
Kepadamu aku menangis untuk menyelamatkanmu seluruh rakyat Kaiaman...


Jadi, siapa Jeritan Dalam Hati??

Aku..
Memberikan seluruh pikiranku untuk Kaiaman 
 Aku..
Memberikan seluruh jiwaku untuk Kaiaman
 Aku..
Hanyalah jeritan dalam hati..

Aku pemerintah..
seorang dari salah satu warga di Kaiaman...
yang memiliki..
Jeritan Dalam Hati..


By
Gunting Arus​



Menonton Tayangan Televisi Tentang Tingkah Polah Orang Yang Korupsi


 
*Memberi Keteladanan*
Menonton tayangan televisi tentang tingkah polah orang yang korupsi, yang ditangkap, diadili atau juga yang kabur, rasanya hati menjadi geram. Korupsi memang bak penyakit yang sedang mewabah hebat di negeri ini. Korupsi nyaris dilakukan oleh semua orang, semua ras, golongan dan agama. Menerima sesuatu yang bukan miliknya, bukan haknya di hadapan Tuhan itu sudah korupsi. Hukum positif (hukum yang berlaku kini dan di sini) tentu punya dalil dan unsur-unsur tersendiri mengenai korupsi ini. Tetapi sudahlah, bicara soal hukum dunia apa lagi yang ada di Indonesia bisa bikin orang stress, selain amburadul juga berantakan.

Tetapi kita mempunyai hukum yang lebih tinggi, yang langsung ditulis oleh Tuhan sendiri melalui Nabi Musa, khususnya mengenai mengingini milik orang lain. Dalam Keluaran 20:17 tertulis, "Jangan mengingini rumah sesamamu, jangan mengingini istrinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya, atau keledainya atau apapun juga yang dipunyai sesamamu".

Banyak orang bahkan mungkin juga kita sudah apatis mengenai masalah korupsi Ini, itu kan masalah penegak hukum. Kalau mereka saja tak mampu menyelesaikan, ngapain kita harus ikut repot, urusan kita sudah banyak, emang kita kurang kerjaan? Mungkin demikian pendapat anda, tetapi haruskah demikian?

Sebagai orang Kristen kita dipanggil bukan hanya untuk menerima berkat dan keselamatan. Tetapi juga harus membenci kejahatan. Benci dalam arti kata kita harus melakukan sesuatu. Korupsi adalah suatu tindak kejahatan. Benar kita bukan polisi, jaksa atau hakim. Apalagi kalau anda juga polisi, jaksa atau hakim yang mengaku pengikut Kristus.

MULAI DARI DIRI SENDIRI
Siapapun anda mulailah belajar bertindak jujur, berkata benar. Atau anda tidak merasakan apapun juga ketika anda menjawab telepon seseorang dan anda mengatakan "orang tersebut tidak ada" hanya karena anda tidak ingin berbicara dengan orang yang menelpon anda? Suatu kebohongan kecil yang 'tidak berdosa’kah yang sedang anda lakukan? Atau ada sesuatu yang mengusik nurani anda manakala anda sedang melakukan 'dosa kecil' itu ?

Seorang anak Sekolah Minggu yang di gereja diajar Guru Sekolah Minggunya agar tidak berbohong sekecil apapun akan menyanggah kata gurunya itu, "Tapi papa suka bohong, dan nggak apa-apa kok". Dosa besar biasanya diawali dengan dosa kecil. Kalau saja Alkitab membedakan dosa besar dan dosa kecil, sayang Alkitab menganggap dosa adalah dosa, sama saja.

Mayjen. Pol. (Purn.) U.E. Medellu yang saat ini berusia 85 tahun adalah seorang pejabat tinggi di Kepolisian RI yang berdinas di tempat yang basah, bahkan basah kuyup. Bayangkan dia pernah menjadi Kapolda Sumatera Utara. Dia juga pernah menjabat Direktur Lalu Lintas Mabes Polri. Ketika banyak polisi melakukan korupsi (di Media diberitakan salah satu lembaga terkorup di Indonesia adalah kepolisian) dan memperkaya diri, U.E,Medellu justru memberikan contoh yang benar. Semua asset kepolisian yang tercatat atas namanya yang sebenarnya aman-aman saja untuk ditilep, malah dikembalikan ke instansinya. Nilainya bukan hanya ratusan juta, tetapi milyaran rupiah.

Maka terengangalah banyak pejabat kepolisian melihat 'kejanggalan' yang dilakukan E.U. Medellu. Sebagian memuji kejujurannya (tanpa mau meniru), sebagian mencibir sok suci, atau menilai jendral yang satu ini gila. Rumah jendral ini yang terletak di mulut gang Jl. Otto Iskandar Dinata sangat sederhana, bagi ukuran seorang jenderal berbintang dua. Sementara saya pernah mengujungi 'kastil' seorang yuniornya dengan pangkat yang sama, garasinya lebih mewah dari rumah jenderal U.E. Medellu.

Dari hasil wawancara saya mengetahui memang kedua orang tuanya mengajarkan dan memberikan contoh keteladanan untuk mentaati Firman Tuhan dengan konsekuen, apapun resikonya. Miskinkah U.E.Medellu? Ternyata tidak, karena Tuhan punya cara untuk memberkati hidupnya tanpa harus korupsi dan melanggar hukum. Dia kaya, tetapi kekayaan rohaninya yang paling dibanggakannya (baca bukunya yang segera terbit, U.E. Medellu Pejuang dan Bibir Pasific)

Ibadah dan berdoa saja pasti tidak cukup. Menjadi sponsor KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani) dan berbagai kegiatan Kristiani juga belum jadi ukuran. Tetapi marilah dari diri kita, kita mulai pemberantasan korupsi ini. Anak-anak kita jangan diberi makan dengan uang haram. Kalau anda pengusaha, jadilah pengusaha yang jujur dan membayar pajak, tidak menyuap kiri kanan untuk mendapat proyek. Kalau anda pegawai negri, janganlah menerima komisi karena jabatan anda. Kala anda dan kalau anda apapun profesinya, hati-hati. Roh Mamon sedang melambai mesra ingin memeluk anda, tapi tangannya yang satu sedang menghancurkan negri yang kita cintai, dan anak cucu yang kita sayangi.

Catatan Puisi-Bayang Hitam


kuteriak lalu bergulig di atas lembah sunyi
mencoba menemukan wajahmu dalam puing-puing
tapi sia-sia…
sekejap mata memandang dalam hening
terlahir goresan kecil dalam bayangan yang makin merapuh!!!
lalu apa…
semua kini terpenjara dalam kenangan
dan bayang hitammu mulai lagi menghantui malam hariku…
entahlah…
kapan ia kan menghilang!!!
mungkin saja esok..
atau lusa…

By
Gunting Arus​

Catatan Puisi-Anak Negeri


Anak Negeri …
Engkau generasi penerus Negeri
 Engkau cikal bakal penerus Negeri
 Engkau malaikat kecil pelindung Kota Senja
 Engkau pengukir prestasi budaya Kota Senja

Anak Negeri …
Cita-cita yang menjulang ke angkasa
Perjuangan membela cinta rasa Kota Senja
 Sebongkah semangat yang melawan segenap asa
Bagai langit yang penuh warna di senjakala
Generasi demi generasi silih berganti
Mengukir banyaknya prestasi demi prestasi
Disertai dengan kuatnya tekad dan ambisi
Menggambarkan karakter anak Negeri Kota Senja
Wahai anak Negeri , anak Kota Senja
 Ayo singsingkanlah lengan bajumu
Tataplah masa depan yang ada di depanmu
Genggamlah semangat yang ada di tanganmu
Hingga habis sampai titik darah penghabisanmu

Anak Negeri
 Tanganmu menari di atas sebuah kanvas
Jemarimu mengukir kata di atas kertas
Alunan alunan musik Kota Senja
 Tarian tarian kecil Kota Senja
 Bagai budaya yang sudah melekat dengan darah persatuan
Anak Negeri …
Pertahankanlah Kota Senja Negerimu
Lestarikanlah budaya Kota Senja
 Lindungilah jagad raya Kota Senja
 Harumkan nama Negerimu sebagai Surga Dunia Papua..

By
Gunting Arus​

Catatan Puisi-Diam Adalah Kebun Kedustaan

 
Kebijakan-kebijkanmu bagaikan gunung berapi
Kau letakkan di atas pundak kami
Yang sampai hari ini kau anggap kurcaci
Lemah tak berdaya dan mati

Tapi ingatanmu tanpa nada, sepi
Bahwa kami bisa bersatu dan menjadi raksasa
Yang akan mengangkat menghepaskannya
Tepat di ulu hatimu

Diskusi debat rapatmu bak kembaran kereta api
Berjalan lambat pada satu jalan rel ketidak adilan
Bising gaduh berisik
Memusingkan kepala memecahkan telinga melenyapkan hati

Pikiranmu tak berubah dalam topan anggapan
Bahwa kami krikil-krikil rel, diam membisu
Tapi ingatanmu hilang
Bahwa kami bisa bersatu dan menjadi gunungan batu besar
Yang bisa menghentikan lajumu

Kekuasaanmu printan istana megah di hutan rimba
Yang menebang habis isinya demi keindahan dan kelanggenganmu
Dari ujung kaki sampai ujung rambutmu tak tergoyahkan
Menganggap kami pohon perusak tak berdaya

Kelupaanmu abadi dalam tsunami
Bahwa akar-akar kami telah menyatu dengan tembok kekuasaanmu
Yang kelak akan membesar dan merobohkannya

Sodaraku …….Hari ini kita menonton para pemimpin kita
Beserta antek-anteknya sukses meng-eratkan
Keteguhan luar biasa

Tapi keteguhan dalam perjalanan ke arah yang sesat
Mereka mencoba merebut hati rakyat dengan cara demikian
Tapi terlupakan oleh mereka
Bahwa itulah jalan tercepat mempelancar jalan mereka menuju neraka dunia


Ooiii……… Dimanakah akhir detik ini
Kalau berkuasa ingin rasanya ku tarik kiamat untuk datang lebih awal
Agar mengakhiri semua penderitaan ini
Inilah kemustahilan yang nyata

Biarlah……….biarlah……
Biarlah ku kubiarkan semua amarahku
Bersemayam dalam genangan tuak
Tapi ku tak bisa membiarkan luka rakyat
Menginap dalam rumah puisiku

Ada apa aku ini
Si apa aku ini
Apakah aku pemakan tanah kuburan pertiwi yang belum mati
Apakah aku si dungu pengikut penya’ir-penya’ir gila
Apakah aku jupiter yang tak mampu menampung duka rakyat
Apakah umat muhammad atau apa

Ada apa aku ini
Sudah benarkah ocehan ku ini
Hatiku di pejali dengan harapan semoga aku salah
Tapi harapanku tak ubahnya angin dalam kwaci yang kosong


Malam semakin menjauh Tapi mataku membintang
Tertuju pada sebuah buku tebal
Bersampulkan burung gagah perkasa

Ku buka…ku baca…ku baca…
Sampai akhir halaman kami bertatapan
Hingga bumi mengecil…mengecil…hilang.

Rembulan dan sang surya berlomba lari
Menjauh dan mendekat pada merdunya alunan musik ayam jantan
Yang menggoda kuping hingga aku dan aku...

Terbangun dari tidur yang memang tak lelap
Seakan rombongan matahari menyengat
Membakar hatiku sampai mendidih sangat

Kembali apa yang ku baca sebelum ku matikan mataku teringat
Tentang indahnya undang-undang
Alangkah wahnya keputusan-keputusan
Sungguh mulianya peraturan-peraturan
Elok nian kebijakan-kebijakan

Otakku berputar-putar berlari-lari
Berkeliling-keliling berkejaran-kejaran
Tapi pikiranku diam menggunung

Ini semua untuk siapa???

Apakah untuk mereka yang bediri tegak di pinggiran jalan
Menadahkan tangan sambil berkesenian
Atau untuk para gadis tujuh puluh tahunan
Turun dari gunung, malam jam tigaan
Menukar kayu-kayu kering dengan makan
Atau untuk para buruh sang pembangun yang dirobohkan
Atau untuk para tani sang pemberi makan yang dilaparkan
Atau untuk jutaan anak tak berpendidikan
Atau untuk mereka yang selalu di telanjangi dalam bugil kemiskinan

Atau hanya untuk mereka semua ini
yang asik nongkrong Diatas megahnya kursi
di kelilingi seksinya para bidaduri-bidaduri
tiap detik mencuri nasi

hatiku meruih-ruih dengan satu kata
ini adalah kemungkaran

tapi yang punya Yad semakin mengeruh
yang punya Lisan hanya menyanyikan satu lagu
yang punya Qolb terus membatu

dan aku dan kita semoga cermin tak lagi pecah.


By
Gunting Arus​

Catatan Puisi-Semoga Adalah Negeriku

Adalah ini negeriku
Negeri tentram rukun damai
Akar kekerasan telah mati
Tak ada penindasan tak ada korban

Adalah ini negeriku
Negeri rapi bersih suci
Rapi penampilan bersih perbuatan suci hati
Tak ada penipuan tak ada korupsi
Adalah ini negeriku
Negeri maju jaya makmur
Semua rakyat bahagia
Tak ada sedih tak ada duka tak ada air mata

Adalah ini negeriku
Negeri yang orang kuat punya kunci penjara
Negeri yang tak punya alasan untuk menangkap koruptor
Negeri yang penguasanya tuli bisu buta
Adalah ini negeriku
Negeri yang penuh Seolah-olah
Negeri yang penuh Seakan-akan
Negeri yang penuh Semoga-Semoga.


By
Gunting Arus​

Catatan Puisi-Ripublik Jongkok

Disini pertaruhan nyali dan gengsi
Bendera perang salu berkibar
Juru penjuru temu bertempur
Pantang tantang pasti datang
Stadion Para pejuang

Inilah ripublik aneh
Penguasa di bawah penuh cela
Tertindas di atas bermuka merah
Nyanyian indah pancing amarah
Hanya tongkol-tongkol bermental botol
Santapan lezat para beraja
Puluhan alasan yang dikeluarkan
Juta’an hujatan yang didapatkan

Inilah ripublik jongkok
Tersering ada rakyatnya
Dari awalan hingga akhiran tak dapat kedudukan
Bertahta kaya hina? 


By
Gunting Arus​

Senyum Tuhan Tidak Disini

Undang-undang kita indah
Keputusan-keputusan yang wah
Peraturan-peraturan mulia
Namun sayang AMNESIA

Negeri yang dikuasai para pelacur
Ngentot dengan freeport
Ngelaharin 75% rakyat papua di bawah garis dimiskinkan
Zina dengan PT Timah
Ribuan anak banjir ke langit menganga
Naikin libido dengan Lapindo
Meraja lumpur di sidoarjo
Penguasa negeri yang ngeri ini
Hamba sex bank dunia
Penyembah setia sholat utang
Alasan manis dari sebuah ketidak majuan
Negara berkembang dengan kemunduran yang termundur

Berselingkuh dengan modal iblis
Selalu melahirkan kebijakan-kebijakan yang tak pernah bijak
Kerna setiap perjanjian setan selalu rakyat yang jadi korban

Negeri yang kaya dengan investasi juta’an tragedi
Udara demokrasi penuh polusi

Mereka yang sering nongol di tipi-tipi di koran-koran
Cuman bisa bohong,kalau jujur dana kampanye-sogokan takkan lunas

Tak usah kau baca lagi data di atas kertas
Bersetubuhlah dengan relitas
sedarah dengan kelas buruh,tani,kaum dimiskinkan,kaum pekerja
kerna ku yakin ukiran mereka salah
kalau yakinku salah
potong kontolku

inilah gayaku inilah karyaku
yang tak bisa menyuburkan kebun kata
puisi jalanan anak kandung penindasan

tak suka kau dengan puisiku?
Lantas,mau kau bakar?
Ku harap jangan,kerna puisiku bukan sampah
Melainkan mesiu,(mari diskusi,laksanakan!!!)

Catatan Puisi-Tikus Tikus



 Tikus-Tikus itu berpenampilan rapi berjas mewah dan dasi
Tak pernah panas kehujanan di atas roda yang lebih dari dua
Tersenyum lebar tak pernah dimampiri air mata
Berbeda dengan kita sodara kita
Runges menjrit penuh luka

Tikus-Tikus  itu ganas beringas memberantas
Terus menggigit telan makan kenyang
Bergerak menghisap berenergi hercules
Bukan seperti kita diam membungkam
Tanpa perlawanan

Tikus-Tikus  itu mereka
Bukan kita
Tapi kenapa tangan tak terkepalkan
Ketika juta’an bocah dimiskinkan tanpa pendidikan
Kenapa amarah tak sempat datang
Ketika atasnama keindahan gusur para perindu sesuap nasi
Apa sudah tak lagi penting teriakan lawan
Ketika kenaikan hargaharga menurunkan perut
 
Tikus-Tikus  itu kapitalisme
Bertuan kejam kapitalisme

Sodaraku mari bersaudara
Mari bersedarah?


By
Gunting Arus​

Para Pimpinan SKPD Di Kaimana


SEBAIKNYA MENIRU JOKOWI-AHOK (Gubernur DKI Jakarta)


Bila benar-benar serius dan menginginkan Kaimana menjadi lebih baik. Anggap saja gaya atau style seseorang itu berciri khas dan tidak semua sama, tapi apa salahnya ditiru jika itu baik dan berguna. Seperti meniru gaya Jokowi dalam memimpin dengan blusukannya atau Ahok yang ceplas-ceplos

Cara kerja Jokowi-Ahok  itu sederhana dan tidak terlalu rumit, tapi mengena dengan hati orang banyak. Apalagi ditambah pasangan Jokowi, yaitu Ahok yang memiliki karakter ceplas-ceplos bila melihat hal yang 'tidak beres'. Harusnya gaya pemimpin inilah yang perlu kita tiru. 
Memang tidak akan sama persis dengan Jokowi, tapi paling tidak seorang Pimpinan ,  mencoba mengikuti cara kerjanya. Hemat saya, Para Pimpinan SKPD bekerja seperti yang dicontohkan oleh Jokowi tidak ada ruginya. Bahkan menurut saya banyak untungnya, karena kejadian-kejadian buruk di daerah masing-masing bisa diatasi sebelum meluas seperti kasus bayi kembar yang sakit dan akhirnya ditolak rumah sakit sana dan sini.

Pengalaman di Daerah saya (Kab. Kaimana-Papua Barat)...sepertinya Pimpinan SKPD lebih banyak tinggal dan berdiam di Kantor (Ibu Kota Kabupaten) jarang dan hampir tidak pernah berkunjung di Kampung , apa sih susahnya masuk kampung dan keluar kampung?? Apa tidak bosan duduk cuma tanda tangan dalam ruangan ??? Bukan nya lebih mudah para Pimpinan SKPD di Kabupaten Kaimana sedikit mengetahui permasalahan Susai dgn TUPOKSI di wilayah masing-masing?? Kalau sudah dapat data dan tidak dapat diatasi sendiri , maka perlu dilaporkan ke Pak Bupati pemimpin tertinggi di Kabupaten.

Biasanya Para Pimpinan SKPD hadir atau datang ke kampung jika ada acara acara tertentu misalnya ..adanya Kunjungan Bupati yang dimana selalu memberiak keluasan kepada pimpinan SKPD untuk terut serta dalam kegiatan dimaksud, atau dengan kata lain datang pada saat program tertentu saja. Kebiasaan lama ini harus diubah mengikuti trand yang baru.
Ayo, kapan Para Pimpinan SKPD mau mengikuti gaya dan cara kerja orang no.1 di DKI Jakarta ini? Dijamin, kalau dari Pimpinan SKPD mengikuti cara Jokowi-Ahok, Jakarta akan menjadi lebih baik kedepannya. Dijamin! Tidak akan pernah lagi terjadi peristiwa kecil yang menjadi besar, atau sederhananya adalah warga di daerah masing-masing mengenal siapa Pimpinan SKPD di Kabupaten Kaimana yang ada. Mengikuti cara kerja Jokowi-Ahok tidak ada ruginya dan tidak haram bagi Pimpinan SKPD .......dijamin TIDAAAAKKK RUGIIIIIIII.
 Semooooggggaaaaaaa.........................................

Catatan Puisi-Kaimana Bebas Koruptor


 



Banyak rakyat Kaimana yang melarat
Banyak rakyat Kaimana yang sengsara
Banyak rakyat Kaimana yang menderita
Semua itu disebabkan karena
Banyak pejabat Kaimana yang korupsi
Hanya memikirkan diri sendiri
Singkirkan'lah…
Jauhkanlah…
Musnahkan'lah koruptor di Kaimana
Jadikanlah Negeri kita
Kaimana Bebas Dari Koruptor!!!


By
Gunting Arus​

Catatan Puisi-Tikus Berdasi



 
Kau bagaikan penyelamat Negeri
Berlaku manis, bermulut manis
Seakan kau peduli akan Negeri ini
Seakan kau tak mau Negeri ini hancur
Tapi.,
Dibalik semua itu
Kau adalah pengkhianat
Kau yang menghancurkan Negeri ini
Kau mengambil hak-hak rakyat
Untuk kepentinganmu sendiri
Tanpa memikirkan akibatnya
Tanpa memikirkan rakyat jelata
Mengapa kau melakukan semua itu
Dimana hati nuranimu
Wahai tikus berdasi?


By
Gunting Arus​

Catatan Puisi-Tangisan Rakyat Miskin

Tangisan Rakyat Miskin Tidak Mereka Hiraukan
Teriakan Rakyat yang Sengsara Tidak Mereka Indahkan
Mereka Hanya Tersenyum Di Deretan Kursi Pejabat
Mereka Hanya Tertawa yang Ada Di Dalam Benak Mereka
Hanyalah Harta,Uang,Kekuasan, Mereka Tidak Pernah Melihat Ke Bawa
Egolah yang Berkuasa Di Benak Mereka Lihat Sekeliling Kalian 
Begitu Banyak Orang yang Tertindas,Terzalimi, Dan Tersiksa Akibat Ulah Kalian Semua
DiMana Perasaan Kalian Disaat Mereka Menyerukan Nama Kalian Meminta Keadilan
Yang Selama Ini Belum Mereka Dapatkan Harapan Kami Sekarang Hanyalah Para Remaja
Junjunglah Ilmu Setinggi Mungkin Kaimana Bangkin Yang Bebas Dari Korupsi...

Catatan Puisi-Ingin Kutuliskan Kisahku Malam Ini

Ingin kutuliskan kisahku malam ini , dalam sebuah lembaran hidupku semenjak aku bersamamu

Sedih , senang , pertengkaran dan jga rasa sayang antara kita , yang selalu dtang secara bergantian

Tiap x emosi menguasai pikiranku kau selalu meneteskan air matamu
tiap x emosi itu hilang dri otak ku , rasa rindu terasa menyelimuti diriku

Ak tak tahu bagaimana cara mencintai mu
Aku tak tahu bagaimana membuatmu selalu tersenyum untuk ku

Yang aku tau ,
Kebodohanku selalu menguras emosi n air matamu

Aku ingin jdi yang terbaik utk mu
Aku ingin menjadi seorang pria yang berguna untukmu

Aku tau seberapa sakit luka yang kau rasakan karena ku
Namun hatimu slalu dapat memberi maaf untuk ku
ketulusan cintamu , selalu membuat mu bertahan sekalipun ak goreskan ratusan luka di hatimu

Aku tak ingin berjanji utk tidak menyakitimu lagi ,
Tapi aku akan selalu berusaha untuk menciptakan pelangi yang muncul di saat kau tersenyum

Aku selalu menyayangimu , kemarin , hari ini n esok hari
ketulusan hatimu utk bertahan menjaga cinta kita , itulah yang membuat ak sadar , bahwa aku adalah pria paling bodoh ketika ak menyakitimu .

Aku berharap , di saat aku kembali terjaga dan membuka mata ku , aku tak lagi melakukan kesalahan yang sama padamu

¤ Pena Yang kuPatah ¤


By
Gunting Arus​

Berbagi Motivasi

-Nilai Kehidupan-

Alkisah, ada seorang pemuda yang hidup
sebatang kara. Pendidikan rendah, hidup
dari bekerja sebagai buruh tani milik tuan
tanah yang kaya raya. Walapun hidupnya
sederhana tetapi sesungguhnya dia bisa
melewati kesehariannya dengan baik.
Pada suatu ketika, si pemuda merasa jenuh
dengan kehidupannya. Dia tidak mengerti,
untuk apa sebenarnya hidup di dunia ini.
Setiap hari bekerja di ladang orang demi
sesuap nasi. Hanya sekadar melewati hari
untuk menunggu kapan akan mati. Pemuda
itu merasa hampa, putus asa, dan tidak
memiliki arti.
“Daripada tidak tahu hidup untuk apa dan hanya menunggu mati, lebih baik aku mengakhiri saja kehidupan ini,” katanya dalam hati. Disiapkannya seutas tali dan dia berniat menggantung diri di sebatang pohon. Pohon yang dituju, saat melihat gelagat seperti itu, tiba-tiba menyela lembut.

“Anak muda yang tampan dan baik hati, tolong jangan menggantung diri di dahanku yang telah berumur ini. Sayang, bila dia patah.

Padahal setiap pagi ada banyak burung yang hinggap di situ, bernyanyi riang untuk menghibur siapapun yang berada di sekitar sini.”

Dengan bersungut-sungut, si pemuda pergi melanjutkan memilih pohon yang lain, tidak jauh dari situ. Saat bersiap-siap, kembali terdengar suara lirih si pohon,

“Hai anak muda.

Kamu lihat di atas sini, ada sarang tawon yang sedang dikerjakan oleh begitu banyak lebah dengan tekun dan rajin.

Jika kamu mau bunuh diri, silakan pindah ke tempat lain. Kasihanilah lebah dan manusia yang telah bekerja keras tetapi tidak dapat menikmati hasilnya.”
Sekali lagi, tanpa menjawab sepatah kata pun, si pemuda berjalan mencari pohon yang lain.

Kata yang didengarpun tidak jauh berbeda, “Anak muda, karena rindangnya daunku, banyak dimanfaatkan oleh manusia dan hewan untuk sekadar beristirahat atau berteduh di bawah dedaunanku.

Catatan Puisi-Kita Bahkan Kehilangan Senja Ini


Kita bahkan kehilangan senja ini.
Tak ada yang melihat kita jalan bergandengan tangan
sementara malam yang biru ambruk ke dunia.

Kulihat dari jendelaku
pesta matahari tenggelam di puncak puncak pegunungan yang jauh.

Kadang sepotong matahari
terbakar seperti sebuah uang koin di antara tanganku.

Aku mengenangmu dengan jiwaku tergenggam
dalam kesedihanku yang sudah sangat kau tahu itu.

Di mana kau waktu itu?
Ada siapa lagi di situ?
Bilang apa dia?
Kenapa cinta mendatangiku tiba tiba
di saat aku sedih dan merasa kau betapa jauhnya?

Terjatuh buku yang biasanya dibaca setelah senja tiba
Dan mantelku tergulung seperti seekor  anjing terluka di dekat kakiku.

Selalu, selalu kau mengabur lewat malam
menuju ke mana senja pergi menghapus patung patung?


By
Gunting Arus​

Putra Samay. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

My Blog List